Asslamulaikum Wr.wb
Perkembangan zaman saat ini begitu pesat. Ilmu pengetahuan dan teknologi
sangat membantu manusia dalam mengerjakan berbagai hal untuk
mempermudah segalanya. Ternyata teknologi juga membuat perubahan dalam
bidang permainan. Permainan-permainan tradisional kini mulai
ditinggalkan. Anak-anak sekarang lebih menggemari permainan yang berbau
teknologi.
Sebelum permainan-permainan tersebut berkembang pesat, dahulu
permainan-permainan tradisional sangat digemari anak-anak pada zamannya.
Permainan zaman dahulu banyak sekali mengajarkan pentingnya sebuah
proses dan menyisipkan nilai-nilai kebaikan. Permainan tradisional juga
akan melatih anak dalam bersosial. Selain itu permainan tradisional
juga sangat baik untuk melatih ketangkasan dan motorik anak. Berikut ini 5 jenis Permaminan tradisional yang paling digemari:
- Petak Umpet
Petak umpet adalah permainan hide and seek yang dimainkan dua
orang atau lebih. Semakin banyak yang memainkan, makan akan semakin seru
permainan ini. Petak umpet diawali dengan menentukan siapa yang
jaga(kucing). Biasanya penentuan kucing ditentukan dengan hompimpah,
ciripit, atau cara lain sesuai daerah masing-masing. Kucing akan
bertugas mencari dan menemukan teman-teman yang bersembunyi.
- Lompat Tali
Lompat tali adalah permainan tradisional yang populer dimainkan anak perempuan. tetapi banyak juga anak laki-laki yang bisa memainkan lompat tali ini.
Permainan lompat tali di mainkan oleh minimal tiga anak. Dua anak memegang tali dan seorang lainnya bermain terlebih dulu. Level ketinggian tali bervariasi, dimulai dari ketinggian yang rendah kemudian semakin tinggi apabila mampu melompat melewati tali.
Permainan lompat tali di mainkan oleh minimal tiga anak. Dua anak memegang tali dan seorang lainnya bermain terlebih dulu. Level ketinggian tali bervariasi, dimulai dari ketinggian yang rendah kemudian semakin tinggi apabila mampu melompat melewati tali.
- Kasti
Kasti adalah permainan olahraga yang mirip dengan softball. Permainan
ini dimainkan oleh dua regu yang menjadi regu pemukul dan regu penjaga.
Regu yang bermain akan menjadi pemukul bola yang di lempar oleh lawan.
Bola tenis yang dilempar dipukul dengan tongkat kayu kemudian pemukul
berlari menuju pos-pos yang ditentukan. Game berlanjut apabila tidak ada
anggota yang terkena bola yang dilempar regu penjaga ketika berlari
menuju pos-pos.
- Layang-layang
Layang-layang masih banyak dimainkan anak-anak hingga sekarang.
Permainan layang-layang banyak dimainkan anak-anak ketika musim kemarau
datang. Akan semakin seru apabila banyak jenis layang-layang yang
diterbangkan.
- Kelereng
Permainan kelereng banyak sekali variasinya antara lain pot-potan, A-H,
dan lain-lain. Permainan ini membutuhkan ketangkasan dalam membidik
kelereng lain.
Untuk bermain pot-potan, gambarlah sebuah lingkaran di atas tanah. Kemudian letakan kelerang sejumlah yang dipertaruhkan. Dari jarak tertentu yang sebagai awalan, anak-anak mengincar isi pot tersebut dengan kelereng yang dijadikan sebagai "gacoan". Ketika gaco mengenai kelereng yang berada di dalam pot dan sebagian kelereng terpental keluar, maka kelereng tersebut dapat diambil.
Untuk bermain pot-potan, gambarlah sebuah lingkaran di atas tanah. Kemudian letakan kelerang sejumlah yang dipertaruhkan. Dari jarak tertentu yang sebagai awalan, anak-anak mengincar isi pot tersebut dengan kelereng yang dijadikan sebagai "gacoan". Ketika gaco mengenai kelereng yang berada di dalam pot dan sebagian kelereng terpental keluar, maka kelereng tersebut dapat diambil.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar